Maret 26, 2026
Jurnal Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Redaksi
  • Agenda Budaya
  • Lintas Budaya
  • Megapolitan
  • Nasional
  • Regional
  • Internasional
  • Gaya Hidup
  • Home
  • Redaksi
  • Agenda Budaya
  • Lintas Budaya
  • Megapolitan
  • Nasional
  • Regional
  • Internasional
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Redaksi
  • Agenda Budaya
  • Lintas Budaya
  • Megapolitan
  • Nasional
  • Regional
  • Internasional
  • Gaya Hidup
Home Olahraga

Gedebung Sampan, Olahraga Unik Khas Bondowoso 

Redaksi by Redaksi
21 Juli 2025
in Olahraga, Tradisi
0
Gedebung Sampan, Olahraga Unik Khas Bondowoso 

‎Bagi anda pehobi olahraga renang tidak ada salahnya mencoba olahraga yang satu ini, olahraga gedebung sampan. Olahraga ini, dimainkan di aliran Sungai Rejeki di Desa Tangsil Wetan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Uniknya, olahraga ini menggunakan sebuah gedebung (batang pohon pisang) yang dimainkan oleh dua orang dalam satu tim.

BACA JUGA

Keberanian Masyarakat Dayak Lewat Tari Mandau  ‎

Niki Paleg, Potong Jari Ala Suku Dani

Satu orang bertugas sebagai pendayung di bagian depan dengan menggunakan tangan, satu orang di bagian belakang, bertugas mendorong batang pohon pisang tersebut.

Diperlukan sebuah kekompakan dalam satu tim, serta harus terus menjaga keseimbangan.

Sebab jika tidak, bisa dipastikan, batang pohon pisang akan berputar sehingga orang yang bertugas di bagian depan akan tenggelam.

‎Filosofinya permainan ini adalah membangun sebuah kebersamaan.

Artinya, dalam kehidupan sehari-hari, kita harus merajut kebersamaan serta saling membantu.

‎Dalam sekali pertandingan, olahraga ini dimainkan oleh lima tim sekaligus, dan mereka harus menempuh jarak 25 meter sekali jalan.

Tim yang dinyatakan menang, apabila telah mencapai garis finish dan menyentuh sebuah bola yang telah digantung di seutas tali.

‎Olahraga ini sudah berlangsung secara turun temurun, namun saat itu hanya untuk melepas penat.

‎Berdasarkan cerita warga setempat, olahraga ini dimainkan selepas dari sawah, mereka lalu mengambil sebuah batang pohon pisang kemudian diceburkan ke aliran sungai dan mereka balapan.

‎Ini menunjukkan bahwa warga di sana sangat guyub dan kompak dalam kehidupan sehari-harinya.

‎Saat menaiki, diperlukan sebuah strategi khusus agar batang pohon pisang tidak berputar.

Sebab, gedebung pisang itu licin karena basah. ***

‎

‎

‎

‎

‎

‎

‎

‎

‎

‎

Tags: Gedebung sampanOlahraga khasPerahu gedebong

Post Terkait

Keberanian Masyarakat Dayak Lewat Tari Mandau   ‎
budaya

Keberanian Masyarakat Dayak Lewat Tari Mandau  ‎

4 Agustus 2025
8
Niki Paleg, Potong Jari Ala Suku Dani
budaya

Niki Paleg, Potong Jari Ala Suku Dani

30 Juli 2025
5
‎Kerik Gigi, Tradisi Unik Perempuan Mentawai   ‎
budaya

‎Kerik Gigi, Tradisi Unik Perempuan Mentawai  ‎

29 Juli 2025
13
Sumpit, Senjata Tradisional Dayak nan Mematikan   ‎
Tradisi

Sumpit, Senjata Tradisional Dayak nan Mematikan  ‎

21 Juli 2025
5
Wow, Menangkap Udang Sembari Berkuda
Tradisi

Wow, Menangkap Udang Sembari Berkuda

18 Juli 2025
2
Efriadi : Karate Selalu Ajarkan Kita untuk Sabar & Rendah Hati  ‎
Olahraga

Efriadi : Karate Selalu Ajarkan Kita untuk Sabar & Rendah Hati ‎

17 Juli 2025
4
Next Post
Tumis Karuk, Kuliner Betawi yang Sulit Ditemukan   ‎

Tumis Karuk, Kuliner Betawi yang Sulit Ditemukan  ‎

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Harumkan Nama Bengkulu, Izzatul Azizah,  Ukir Prestasi di Dua Kategori  Pada Kejuaraan Pencak Silat Smamuda Festival Championship Se-Malang Raya

    Harumkan Nama Bengkulu, Izzatul Azizah,  Ukir Prestasi di Dua Kategori  Pada Kejuaraan Pencak Silat Smamuda Festival Championship Se-Malang Raya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Dilantik, Mulyadi Mandai S.Sos Nahkodai IKSMB Periode 2025 – 2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semangat Hera Juliawati Promosikan Olahraga Taekwondo Virtual di Kabupaten Bekasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Elly Sri Pujianti Tuntaskan 32 Tahun Pengabdian di PWI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang-Orang Berengsek di Tarumanegara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Follow Our Social Media

Informasi

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Alamat

Jalan Veteran II No 7 C Gambir , Jakarta 10110

Kontak

  • Email : Elly@jurnalbudaya.com
  • Redaksi : 021 87983445

Copyright © 2023 | jurnalbudaya.com 

No Result
View All Result
  • Home
  • Redaksi
  • Agenda Budaya
  • Lintas Budaya
  • Megapolitan
  • Nasional
  • Regional
  • Internasional
  • Gaya Hidup

Copyright © 2024 jurnalbudaya.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In