Maret 26, 2026
Jurnal Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Redaksi
  • Agenda Budaya
  • Lintas Budaya
  • Megapolitan
  • Nasional
  • Regional
  • Internasional
  • Gaya Hidup
  • Home
  • Redaksi
  • Agenda Budaya
  • Lintas Budaya
  • Megapolitan
  • Nasional
  • Regional
  • Internasional
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Redaksi
  • Agenda Budaya
  • Lintas Budaya
  • Megapolitan
  • Nasional
  • Regional
  • Internasional
  • Gaya Hidup
Home Olahraga

Cengkraman Pengusaha Indonesia di Sepakbola 

‎Deretan Klub Sepakbola yang Dimiliki Taipan Indonesia 

Redaksi by Redaksi
18 Juni 2025
in Olahraga
0
Cengkraman Pengusaha Indonesia di Sepakbola 

‎MESKI hingar bingar Liga Indonesia cukup mengemuka ke permukaan, nyatanya sejumlah pengusaha tanah air, justru melirik dunia sepakbola luar negeri.

‎Setelah era Erick Thohir menguasai saham mayoritas klub elit Serie A Inter Milan, nyatanya masih ada pengusaha Indonesia yang tetap tertarik memiliki klub sepak bola mancanegara.

BACA JUGA

Gedebung Sampan, Olahraga Unik Khas Bondowoso 

Efriadi : Karate Selalu Ajarkan Kita untuk Sabar & Rendah Hati ‎

‎Sepak bola bukan hanya menyajikan hiburan menarik dari lapangan hijau. Dari segi bisnis, si kulit bundar dianggap jadi lahan prospektif untuk memutar pundi-pundi.

‎Pebisnis dari Indonesia ikut mengambil bagian dalam perputaran ekonomi global dalam lingkup bal-balan.

Rata-rata klub yang dimiliki berada di kawasan Eropa. Namun ada pula yang berada di Australia.

‎Langkah ini sekaligus menjadi wadah pemain Timnas Indonesia untuk berkembang.

Pasalnya beberapa klub punya orang Indonesia ikut merekrut penggawa skuad Garuda.

‎Berikut delapan klub luar negeri yang dimiliki oleh orang Indonesia.

‎1. Oxford United

‎Sebanyak 51 persen saham Oxford United dibeli oleh dua pebisnis Indonesia, Erick Thohir dan Anindya Bakrie pada 2022 lalu.

‎Awalnya Erick dan Anindya sudah punya saham tim kasta kedua Liga Inggris itu. Kemudian keduanya membeli saham mayoritas klub.

‎Oxford United menjadi sorotan saat merekrut bintang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan dan Ole Romeny.

‎2. Como 1907

 

‎Como 1907 menjadi perhatian ketika dibeli oleh keluarga Hartono, Michael Hartono dan Budi Hartono melalui anak perusahaan grup Djarum.

‎Sebelum diakuisisi, Como sempat menjadi klub pesakitan dan hampir bangkrut. Kini tim tersebut berkompetisi di Serie A Italia.

‎Pemain Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi juga berstatus penggawa Como meski sedang dipinjamkan ke Palermo. Selain itu, Como juga dibor oleh legenda Spanyol Cesc Fabregas.

‎3. Tranmere Rovers

‎Tranmere Rovers menjadi salah satu klub asing yang sahamnya dimiliki oleh pengusaha Indonesia melalui Santini Group.

‎Tim ini berkompetisi di League Two atau kasta keempat Liga Inggris. Namun saat ini belum ada pemain Indonesia yang berkarier di sana.

‎Kendati demikian, Tranmere Rovers memakai jersey yang berasal dari apparel Indonesia. Hal ini pun menjadi perhatian publik.

‎4. FCV Dender

 

‎Pengusaha Indonesia, Sihar Sitorus mengakuisisi klub Belgia, FCV Dender pada 2018 lalu. Tim ini berkompetisi di kata tertinggi Liga Belgia.

‎Sebelum di level tertinggi, FCV Dender menapak tahap demi tahap dari kasta ketiga. Beberapa pemain muda Indonesia sempat dibawa ke sana.

‎Kini FCV Dender diperkuat oleh Ragnar Oratmangoen. Popularitas klubnya pun semakin meningkat.

‎5. AS Lecce

‎Pengusaha Indonesia, Alvin Sariatmadja membeli 10 persen saham klub Italia, US Lecce melalui konsorsium.

‎Tidak ada pemain Timnas Indonesia di klub ini. Lecce berpentas di Serie A meski tak bersaing di jalur juara.

‎Meski begitu, Lecce jadi salah satu klub legendaris Italia. Nama-nama besar seperti Antonio Conte, Juan Cuadrado, dan Patrick Dorgu pernah membela klub ini.

‎6. Brisbane Roar

‎Brisbane Roar merupakan klub Australia yang dimiliki Keluarga Bakrie sejak 2011. Tim ini menjadi medium pemain Indonesia untuk berkembang di luar negeri.

‎Sebut saja Sergio van Dijk, Yandi Sofyan, dan Rafael Struick pernah berseragam Brisbane Roar. Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert juga pernah menangani tim tersebut.

‎Kini belum ada lagi pemain Indonesia di Brisbane Roar. Rafael Struick kontraknya sudah berakhir di sana dan kini berstatus bebas transfer.

‎7. CF Estrela Amadora SAD

Klub Portugal, CF Estrela Amadora SAD juga dimiliki oleh orang Indonesia melalui Pakuan Football Enterprise sejak 2022.

‎Perusahaan tersebut dimiliki Dodi Irwan Suparno dan Jaino Matos. Namun belum ada pemain Indonesia yang bermain di klub kasta kedua Liga Portugal itu.

‎Namun, harapan besar klub yang melibatkan pengusaha Indonesia juga mengikutsertakan penggawa Merah Putih di dalamnya.

‎8. CD Polillas Cueta

‎Klub Spanyol, CD Polillas Cueta dimiliki oleh Batavia Sports Group (BSG) pada tahun 2020 lalu.

Klub ini sempat mengalami krisis keuangan parah di masa pandemi Covid-19.

‎Perusahaan itu juga punya afiliasi dengan salah satu Sekolah Sepak Bola (SSB) di Indonesia, ASIOP.

Benang merah ini bisa jadi jalan bagi pemain Indonesia untuk berkarier di sana.

‎Beberapa perusahaan Indonesia juga ikut jadi sponsor CD Polillas Cueta. Hal ini dianggap prospektif untuk melebarkan sayap bisnis ke kancah mancanegara. ***

‎

‎

‎

‎

‎

‎

‎

‎

Tags: Klub sepak bolaPemilik BolaTaipan Bola

Post Terkait

Gedebung Sampan, Olahraga Unik Khas Bondowoso 
Olahraga

Gedebung Sampan, Olahraga Unik Khas Bondowoso 

21 Juli 2025
2
Efriadi : Karate Selalu Ajarkan Kita untuk Sabar & Rendah Hati  ‎
Olahraga

Efriadi : Karate Selalu Ajarkan Kita untuk Sabar & Rendah Hati ‎

17 Juli 2025
4
Pamanca, Gerakan Lembut nan Mematikan 
budaya

Pamanca, Gerakan Lembut nan Mematikan 

14 Juli 2025
14
Bela Diri dengan Eskrima
Olahraga

Bela Diri dengan Eskrima

5 Juli 2025
1
Usia Anda di Atas 50? Lutut Kaku? Berikut Cara Mengatasinya 
Olahraga

Usia Anda di Atas 50? Lutut Kaku? Berikut Cara Mengatasinya 

28 Juni 2025
5
Besei Kambe, Olahraga Dayung Sampan Suku Dayak
budaya

Besei Kambe, Olahraga Dayung Sampan Suku Dayak

25 Juni 2025
4
Next Post
Waduh! Mesin Pengolah Sampah Tak Berfungsi Maksimal 

Waduh! Mesin Pengolah Sampah Tak Berfungsi Maksimal 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Harumkan Nama Bengkulu, Izzatul Azizah,  Ukir Prestasi di Dua Kategori  Pada Kejuaraan Pencak Silat Smamuda Festival Championship Se-Malang Raya

    Harumkan Nama Bengkulu, Izzatul Azizah,  Ukir Prestasi di Dua Kategori  Pada Kejuaraan Pencak Silat Smamuda Festival Championship Se-Malang Raya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Dilantik, Mulyadi Mandai S.Sos Nahkodai IKSMB Periode 2025 – 2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semangat Hera Juliawati Promosikan Olahraga Taekwondo Virtual di Kabupaten Bekasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Elly Sri Pujianti Tuntaskan 32 Tahun Pengabdian di PWI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang-Orang Berengsek di Tarumanegara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Follow Our Social Media

Informasi

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Alamat

Jalan Veteran II No 7 C Gambir , Jakarta 10110

Kontak

  • Email : Elly@jurnalbudaya.com
  • Redaksi : 021 87983445

Copyright © 2023 | jurnalbudaya.com 

No Result
View All Result
  • Home
  • Redaksi
  • Agenda Budaya
  • Lintas Budaya
  • Megapolitan
  • Nasional
  • Regional
  • Internasional
  • Gaya Hidup

Copyright © 2024 jurnalbudaya.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In