April 5, 2026
Jurnal Budaya
No Result
View All Result
  • Home
  • Redaksi
  • Agenda Budaya
  • Lintas Budaya
  • Megapolitan
  • Nasional
  • Regional
  • Internasional
  • Gaya Hidup
  • Home
  • Redaksi
  • Agenda Budaya
  • Lintas Budaya
  • Megapolitan
  • Nasional
  • Regional
  • Internasional
  • Gaya Hidup
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
  • Home
  • Redaksi
  • Agenda Budaya
  • Lintas Budaya
  • Megapolitan
  • Nasional
  • Regional
  • Internasional
  • Gaya Hidup
Home Agenda Budaya

Lebaran Bekasi, Sebuah Tradisi Multikultural Kembali Digelar

Redaksi by Redaksi
4 April 2026
in Agenda Budaya
0
Lebaran Bekasi, Sebuah Tradisi Multikultural Kembali Digelar

JurnalBudaya– Langit Tambun Utara siang itu terasa berbeda. Alunan musik tradisional berpadu dengan riuh tawa warga yang berdatangan dari berbagai penjuru Kabupaten Bekasi. Di Saung Bang Yusuf, warna-warni pakaian adat dan ragam kesenian menyatu dalam satu perayaan yang telah menjadi tradisi tahunan: Lebaran Bekasi.

Festival Multikultural Lebaran Bekasi ke-9 kembali digelar pada Sabtu (4/4/2026), menghadirkan suasana penuh kebersamaan yang mencerminkan wajah Kabupaten Bekasi sebagai daerah yang tumbuh dari keberagaman. Warga dari 23 kecamatan hadir, membawa identitas budaya masing-masing, sekaligus memperkuat tali silaturahmi pasca Idulfitri.

BACA JUGA

Fadli Zon : Kebudayaan Harus Mampu Beradaptasi Tanpa Kehilangan Akar

Dari Bumi Merah Putih Mahasiswa Papua Jalin Persatuan dan Cinta Tanah Air

Kemeriahan dimulai sejak penyambutan tamu kehormatan melalui kesenian palang pintu dan pertunjukan pencak silat. Gerak silat yang tegas dan lantang pantun yang dilantunkan menjadi simbol penghormatan sekaligus penegasan bahwa budaya Betawi Bekasi masih hidup dan terjaga di tengah modernisasi.

Tak lama kemudian, parade budaya dari 23 kecamatan mulai bergerak. Setiap rombongan tampil dengan ciri khas masing-masing. Ada yang membawa kesenian tradisional, ada pula yang menampilkan busana adat daerah, mencerminkan keberagaman masyarakat Bekasi yang terdiri dari berbagai latar belakang budaya.

Di sela parade, tradisi “nyorog” menjadi momen yang paling hangat. Warga saling berbagi kudapan, dari makanan tradisional hingga hidangan rumahan. Bukan sekadar berbagi makanan, tradisi ini menjadi simbol kebersamaan dan saling memaafkan, nilai yang mengakar dalam kehidupan masyarakat Bekasi.

Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa Lebaran Bekasi bukan sekadar festival budaya, tetapi juga refleksi identitas masyarakat Bekasi yang multikultural dan dinamis.

“Perpaduan antara masyarakat asli dan pendatang dari berbagai daerah telah membentuk karakter budaya Bekasi yang khas. Ini adalah kekuatan yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Menurutnya, di tengah pesatnya pertumbuhan Kabupaten Bekasi sebagai kawasan industri dan ekonomi, budaya tetap menjadi fondasi penting yang menjaga harmoni sosial masyarakat. Lebaran Bekasi pun menjadi ruang ekspresi budaya sekaligus perekat sosial yang memperkuat nilai gotong royong dan kebersamaan.

Tak hanya budaya, perayaan ini juga menjadi panggung bagi pelaku UMKM lokal. Berbagai produk unggulan mulai dari kuliner tradisional hingga kerajinan tangan dipamerkan. Pengunjung yang datang tak hanya menikmati pertunjukan budaya, tetapi juga mencicipi ragam kuliner khas yang memperkaya suasana festival.

Kehadiran UMKM tersebut menunjukkan bahwa budaya tidak hanya menjadi identitas, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang mampu mendorong kesejahteraan masyarakat. Tradisi dan ekonomi berjalan berdampingan, saling menguatkan dalam satu ruang yang sama.

Di tengah riuhnya acara, wajah-wajah warga terlihat penuh kegembiraan. Anak-anak berlarian menikmati pertunjukan, para orang tua bercengkerama, sementara para tokoh budaya berdiskusi tentang pelestarian tradisi. Semua menyatu dalam suasana yang hangat dan akrab.

Lebaran Bekasi ke-9 bukan sekadar perayaan, melainkan ruang bertemunya keberagaman. Di sinilah budaya menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat, mengingatkan bahwa di tengah kemajuan dan perubahan zaman, akar tradisi tetap menjadi jati diri yang tak boleh dilupakan.

Perayaan ini kembali menegaskan bahwa Bekasi bukan hanya kawasan industri yang modern, tetapi juga tanah yang kaya akan tradisi. Dan melalui Lebaran Bekasi, masyarakat diingatkan bahwa kebersamaan, budaya, dan nilai gotong royong adalah warisan yang terus hidup dari generasi ke generasi. ( Pratiwi)

Post Terkait

Fadli Zon : Kebudayaan Harus Mampu Beradaptasi Tanpa Kehilangan Akar
Agenda Budaya

Fadli Zon : Kebudayaan Harus Mampu Beradaptasi Tanpa Kehilangan Akar

31 Maret 2026
6
Dari Bumi Merah Putih Mahasiswa Papua Jalin Persatuan dan Cinta Tanah Air
Agenda Budaya

Dari Bumi Merah Putih Mahasiswa Papua Jalin Persatuan dan Cinta Tanah Air

15 Juli 2025
12
Hadrat, Tradisi Unik Jelang Pemotongan Hewan Kurban di Ternate
Agenda Budaya

Hadrat, Tradisi Unik Jelang Pemotongan Hewan Kurban di Ternate

7 Juni 2025
14
Muwon Namo, Bisikan Batin Para Penjaga Alam
Agenda Budaya

Muwon Namo, Bisikan Batin Para Penjaga Alam

28 Mei 2025
13
Resmi Dilantik, Mulyadi Mandai S.Sos Nahkodai IKSMB Periode 2025 – 2030
Agenda Budaya

Resmi Dilantik, Mulyadi Mandai S.Sos Nahkodai IKSMB Periode 2025 – 2030

11 Mei 2025
144
‎Pacu Adrenalin dengan Pacu Jalur
Agenda Budaya

‎Pacu Adrenalin dengan Pacu Jalur

3 Mei 2025
2
Next Post
Fakta Mencengangkan : 55 Persen Orang Indonesia Lebih Mengenal Budaya Korea Ketimbang Budayanya Sendiri

Fakta Mencengangkan : 55 Persen Orang Indonesia Lebih Mengenal Budaya Korea Ketimbang Budayanya Sendiri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Harumkan Nama Bengkulu, Izzatul Azizah,  Ukir Prestasi di Dua Kategori  Pada Kejuaraan Pencak Silat Smamuda Festival Championship Se-Malang Raya

    Harumkan Nama Bengkulu, Izzatul Azizah,  Ukir Prestasi di Dua Kategori  Pada Kejuaraan Pencak Silat Smamuda Festival Championship Se-Malang Raya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Dilantik, Mulyadi Mandai S.Sos Nahkodai IKSMB Periode 2025 – 2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semangat Hera Juliawati Promosikan Olahraga Taekwondo Virtual di Kabupaten Bekasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Elly Sri Pujianti Tuntaskan 32 Tahun Pengabdian di PWI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Orang-Orang Berengsek di Tarumanegara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Follow Our Social Media

Informasi

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber

Alamat

Jalan Veteran II No 7 C Gambir , Jakarta 10110

Kontak

  • Email : Elly@jurnalbudaya.com
  • Redaksi : 021 87983445

Copyright © 2023 | jurnalbudaya.com 

No Result
View All Result
  • Home
  • Redaksi
  • Agenda Budaya
  • Lintas Budaya
  • Megapolitan
  • Nasional
  • Regional
  • Internasional
  • Gaya Hidup

Copyright © 2024 jurnalbudaya.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In